Gran Torino yang Sederhana

Pertama kali nemu Gran Torino di rental DVD sempet berekspektasi lebih terhadap film ini. Dilihat dari judulnya Gran Turino mirip judul game balapan di Playstation ‘Gran Turismo’. Apalagi cover-nya memajang sosok Clint Eastwood yang pake tampang sadis. Action banget gitu.

Daripada penasaran ga pake lama gue langsung ambil beberapa film termasuk Gran Turino n try to watch ‘em whole night. Seperti biasa rencana tinggal rencana. Rencana gue buat ngabisib malam ditemani DVD gagal. Ada temen tiba-tiba datang ngajak hang out. Finally, file DVD gue simpen dulu buat ditonton kapan-kapan.

Enuff. Gran Turino emang sedikit sesuai ekspektasi. Berharap banyak aksi kebut-kebutan layaknya Gran Turismo di PS. Memang kisahnya berawal dari mobil Gran Turino tapi ini adalah film Drama, yup Drama belaka. But, it’s really entertaining.

Kisahnya unik dan menarik. Basicly film ini berkisah tentang hubungan seorang pria bule tua yang kolot dan seorang pemuda asia yang polos. Intrik-intrik yang disajikan cukup menarik. Cenderung biasa tapi ringan untuk dicerna. Jadi ingat film-film lepas yang dulu sering diputer di televisi nasional siang bolong.

Clint Eastwood berperan sebagai Walt seorang kakek sederhana yang males banget ngelihat perkembangan anak cucunya. Setelah kepergian istrinya, Walt menjadi seorang yang penyendiri yang ga mau diganggu siapapun. Walt memandang lingkungan sekitarnya sebagai pengganggu. Walt hanya merasa nyaman ketika ia berkumpul dengan teman-teman veterannya. Sampai suatu saat ia memergoki seorang pemuda asia (mungkin korea) yang sedang membobol mobil Gran Torino dia. Ga taunya pemuda itu adalah tetangga dia. Mulai dari sinilah intrik terjadi secara elegan dan mengalir indah. (lagi…)

10 Januari, 2009 at 9:20 pm Tinggalkan komentar

Depresinya Will Smith di Seven Pounds

seven pounds poster

Will Smith, yup, another Will Smith movie. Masih terngiang-ngiang di kepala gue film terakhir Will Smith, I am Legend, kali ini Seven Pounds. Agak malas sebenernya ngebahas film ini disini sehubungan dengan malasnya gue nonto nih film. But, a little bit share is ok.

Begini singkatnya, Will Smith berperan sebagai Ben seorang yang depresi gara-gara ditinggal mati istrinya pada sebuah kecelakaan gara-gara dia nyetir sambil baca sms (kayaknya) di Blackberry dia. Berikutnya adegan-adegan diceritakan secara acak, maju mundur maju mundur dst, mulai dari Ben nelpon 911, trus nelponin orang sambil marah-marah, tiba-tiba nongol di rumah sakit jadi agen IRS, trus ngunjungin orang-orang sambil ngaku-ngaku kalo dia agen IRS.

Flashback ke masa lalu Ben kadang-kadang bikin kita pusing dan jadi ikutan depresi menebak-nebak apa sebenernya yang pengen diutarakan Seven Pounds. Coba deh dihitung, kamu bakal nemuin tujuh orang yang ada hubungannya sama Ben.

Didukung dengan akting depresi Will Smith yang kuat Seven Pounds bakal ngetes kesabaran kamu sejauh mana tingkat depresi kamu hehehe.. Eniwei, this movie had a good ending..

10 Desember, 2008 at 9:07 pm Tinggalkan komentar

Disana Bakal Ada Darah…


Hahaha… terjemahan secara harafiah dari There Will Be Blood. Liburan kemarin sempet bikin bingung mau kemana. Mau ke Mal nonton di Dua Satu tapi pas tanggal tua banget. Mau maen ke tempat temen takutnya malah bikin boring. So, finally, akhirnya saya memutuskan buat pinjem film uakeh sekalian buat ngistirahatin badan. (lagi…)

18 September, 2008 at 9:12 pm Tinggalkan komentar

Tulisan Lebih Lama


Baruuu...

Komentar Terakhir


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.